Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Purworejo

Mentri Pariwisata Meresmikan Glamping de Loano dan Pasar Digital Menoreh

Mentri Pariwisata Meresmikan Glamping de Loano dan Pasar Digital Menoreh

Kamis, 14 Februari 2019 Menteri Pariwisata Ir Arief Yahya MSc meresmikan Glamorous Camping (Glamping) D’ Loano dan Pasar digital Menoreh di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Dua spot wisata ini akan menjadi daya tarik wisata baru yang akan memanjakan wisatawan dengan lingkungan yang masih alami dan sejuk.
Glamorous Camping atau Glamping D’ Loano adalah trmpat camping eksklusif seluas 1,3 hektare lengkap dengan resto dan fasilitas sekelas hotel. Glamping d’Loano dibangun di hutan pinus Petak 99 P milik Perhutani KPH Kedu Selatan. Deretan tenda-tenda yang berukuran 4×6 dan dapat memuat sekitar 5 orang dengan penataan yang rapih dan indah. Spot wisata ini sangat cocok untuk para petualang yang ingin kembali ke alam, para wisatawan dapat menjelajah daerah sekitar dengan berjalan kaki atau dengan kendaraan offroad. Dengan menginap di D’ Loano pariwisata dapat merasakan berkemah di hutan pinus yang asri dengan fasilitas yang setara hotel mewah.
Glamping De Loano termasuk 1,3 hektar lahan yang dikembangkan oleh Badan Otorita Borobudur di tahap awal dari total 309 hektar zona otorita Borobodur di Purworejo. Jarak terdekat De Loano dengan Candi Borobudur 18 kilometer. Untuk mendukung D’Loano, juga digelar pasar produk lokal di Desa Sedayu, 15 menit dari lokasi glamping yaitu pasar Menoreh.
Pasar Menoreh adalah pasar digital ketiga yang ada di Kabupaten Purworejo, pasar Menoreh sebagai penyanga kawasan Otorita Borobudur, pasar ini menjajakan jajanan tradisional dan berbagai macam kerajinan tangan yang dibuat oleh warga. Jarak tempuh antara pasar Menoreh dengan Glamping D’ Loano cukup dekat yaitu 15 menit.
Glamping D’Loano dan Pasar Menoreh adalah salah satu destinasi wisata baru yang bertujuan untuk mempersiapkan kedatangan wisatawan dari bandara NYIA yang pembangunanya akan segera selesai.

Leave a Reply

Close Menu