Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Purworejo

Dawet Goreng, Kuliner Unik Nan Sedap Dari Pandanrejo Kaligesing

Dawet Goreng, Kuliner Unik Nan Sedap Dari Pandanrejo Kaligesing

Awal mulanya munculnya dawet goreng yang banyak digemari wisatawan gunung gajag Pandanrejo, dulu waktu kecil Bu Juminah pernah membeli dawet goreng di pasar jonggranga. Tahun 2016, Bu Juminah mulai belajar sendiri membuat cendol dari bahan dasar tepung ganyong. Setelah jadi dan dirasa berhasil membuat dawet goreng, kemudian mencoba menjual di wisata alam gunung gajah. Awalnya merasa ragu, tetapi dugaan itu salah karena ternyata mendapat respon yang baik dari konsumen.

Banyak yang jauh-jauh datang ke wisata alam gunung gajah hanya untuk mencari dawet goreng sembari menikmati pemandangan alam, atau bisa juga memesan langsung di rumah nya. Di purworejo sendiri penjual dawet goreng masih sangat jarang ditemui, maka dari itu Bu Juminah memproduksi untuk di titipkan di pasar. Untuk pesanan biasanya dikemas menggunakan cup ukuran 10 oz dengan harga jual Rp 3000,- per cup. Bahan baku yang digunakan untuk membuat dawet goreng pun mudah didapat dipasaran dengan harga yang cukup terjangkau.

Adapun Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan dawet goreng yaitu:

Bahan dasar

  1. Tepung Ganyong
  2. Juruh atau kuah dawet goreng yang terbuat dari bahan baku gula merah (legen)

Toping:

  • Tahu putih yang sudah di masak dengan bumbu bacem lalu di goreng dan kemudian di potong dadu.
  • Taoge yang sudah di rebus sebentar.
  • Timun (diparut seperti keju)
  • Bawang goreng
  • Sambal
  • Kerupuk

Cara Penyajiannya juga cukup simple. Pertama-tama cendol dimasukan kedalam mangkok. Setelah itu beri toping diatas nya yaitu timun, taoge, tahu goreng, sambal dan dan bawang goreng, lalu tuang juruh kedalam cendol yang sudah diberi toping dan terakhir di beri krupuk di atasnya. Daan dawet goreng siap disajikan.

Tinggalkan Balasan

Close Menu