Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Purworejo

Pasar Pariwisata Purworejo Mulai Bangkit

Pasar Pariwisata Purworejo Mulai Bangkit

Menyongsong Romansa Purworejo 2020, Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan semakin semangat membekali penggiat pariwisata dengan keterampilan yang lebih. Dalam acara Bimbingan Teknis Pengembangan Pasar yang  diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata di Hotel Suronegaran  Purworejo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyampaikan bahwa Purworejo mempunyai banyak peluang untuk berkembang. Tantangan bagi Purworejo apakah akan hanya menjadi penonton atau ikut berperan untuk pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Purworejo. Langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk mempromosikan wisata Purworejo diantaranya dengan event Dolalak Massal dan Road To Bruno Jazz.

Dalam Bimbingan Teknis ini hadir juga Rinto Subekti, SE.MM Anggota Komisi X DPR RI yang juga menangani urusan Pariwisata.  Rinto Subekti mrnyampaikan bahwa Sektor Pariwisata menyumbang devisa negara terbesar kedua setelah minyak bumi. Peluang besar juga dantaranya anggaran Kementrian Pariwisata yang naik sebesar 4 triliyun. Juga 64 penerbangan yang akan dipindahkan ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Lebih mendalam tentang marketing atau pemasaran di era digital dan juga trik menghadapi pasar pariwisata disampaikanoleh Praktisi Pariwisata yaitu Ellen, salah seorang founder “Kesengsem Lasem”. Satu gerakan untuk mempromosikan wisata dan budaya di Lasem, Rembang.

Di akhir sesi, peserta praktek langsung menginventarisasi peluang, tantangan, maupun kendala pemasaran dari obyek wisata yang mereka kelola, dilanjutkan dengan diskusi. Kabid Pemasaran Area 3 Kemenpar, dan juga Kabid Pengembangan Kapasitas dan Promosi Pariwisata juga memberikan stressing tentang pengelolaan pasar wisata.

Leave a Reply

Close Menu