Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Purworejo

Talkshow Daring “Imun Kemandirian Masyarakat Desa Wisata”

Dinas Pariwisata dan kebudayaan mengikuti acara talkshow yang bertajuk Ngabuburit Bareng Desa Wisata #2,pada  Selasa, 28 April 2020. Bersama Narasumber Husen Hutagalung seorang Pemerhati Pariwisata, Pendamping Desa Wisata dan Dosen STP Trisakti.

Dengan Tema “ Imun Kemandirian Masyarakat Desa Wisata “ pada talkshow daring ini disampaikan beberapa pokok bahasan. Webinar digagas oleh Desa Wisata Institute yang diketuai oleh Mas Hannif Andy Al. Ashori. Webinar diikuti oleh para pengelola pariwisata, pelaku wisata, pemerintah, bisnis, akademisi, swasta. Hasil dari survey Desa Wisata Institute bahwa hanya 11,3 % para pekerja dan dunia usaha pariwisata, penggiat dan praktisi yang mengalami keprihatinan mendalam karena Pandemi Covid-19. Selebihnya yang 88,7 % merasa biasa saja walaupun ada dampak karena mereka masih punya pekerjaan utama baik pertanian, peternakan, membuat makanan, dan lain-lain.

Desa Wisataa dalah pejuang tangguh, pengelola wisata yang handal. Secara umum aktivitas Desa Wisata tidak berhubungan dengan kemewahan, namun prioritas pada kehidupan alami dan kedamaian serta ketenangan, membaur bersama masyarakat setempat sebagai suatu keluarga dalam bentuk pariwisata yang berkemanfaatan. Saat akan mengambangkan Desa Wisata masyarakat jangan diimingi angina surga yang seolah semuanya mudah dan cepat menghasilkan uang, namun paling tidak masyarakat diedukasi untuk bisa hidup lebih baik, bekerjasama dengan baik, saling menghargai, sehingga kebutuhan membentuk Desa Wisata bukan hanya disisi kuantitas melainkan kualitas Sumber Daya Manusianya.

Respon wisatawan untuk berkunjung ke Desa Wisata tidak akan pernah punah karena mereka butuh hubungan yang hangat antara host dan guest, datang sebagai tamu dan pulang sebagai saudara. Arahkan Desa wisata kedepan sebagai laboratorium masyarakat yang bisa mengedukasi wisatawan dengan kearifan lokal dan keunikan masing-masing desa.

Yang tidak kalah penting di era sekarang, Pariwisata membutuhkan pengelola yang melek IT, mampu menciptakan kreativitas/keunikan, dan tetap berpegang pada kearifan local. Poin utama Desa Wisata adalah modal sosial dimana SDM nya harus dikuatkan dan leadership yang baik. Imun kemandirin Desa Wisata ada pada kemampuan merefleksi diri, keiklasan pada ketahanan, mampu memperbaiki dan merawat daya tarik wisatanya, selalu mengevaluasi dalam pengelolaan serta menyusun strategi yang akan dilakukan, serta tetap semangat.

 

Tinggalkan Balasan

Close Menu